Sunday, May 10, 2020

KOMUNIKASI DALAM KELAS ONLINE

KOMUNIKASI DALAM KELAS ONLINE

Salah satu aktivitas dalam pembelajaran online adalah komunikasi. Komunikasi dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Komunikasi terjadi antara fasilitator dengan peserta diklat, antar peserta, peserta dengan penyelenggara. Komunikasi tersebut dilakukan secara synchronous maupun asynchronous. Komunikasi terjadi secara synchronous apabila pihak-pihak yang berkomunikasi melakukan komunikasi pada waktu yang sama dengan lokasi yang sama atau berbeda. 

1.)    Forum Diskusi
Forum diskusi merupakan fitur komunikasi yang utama dalam pembelajaran online. Melalui forum diskusi akan terjadi komunikasi interaktif antara fasilitator dengan peserta, antar fasilitator, antar peserta untuk tukar pengetahuan dan pengalaman atau sebagai sarana unjuk kerja peserta. Forum diskusi dapat digunakankan sebagai kanal komunikasi synchronous maupun asynchronous.Untuk berpartisipasi dalam forum diskusi hendaknya peserta memperhatikan tipe forum yang hendak diikuti, sehingga peserta dapat menyesuaikan aktivitasnya. Forum diskusi mempunyai fitur-fitur sebagai berikut.  
  1. Tanya jawab  : Fitur tanya jawab merupakan fitur utama dari forum diskusi. Forum mempunyai bagian-bagian yang berfungsi untuk menuliskan judul maupun isi pertanyaan.  
  2. Melampirkan file  : Pengguna juga dapat melampirkan file dengan ukuran dan jumlah file yang dilampirkan mengikuti pengaturan oleh administrator sistem.  
  3. Melampirkan gambar/foto/ animasi/narasi  : Selain file, pengguna juga dapat melampirkan gambar/foto/animasi/narasi ke dalam forum diskusi melalui menu insert image.  
  4. Mengunggah video  : Di dalam forum diskusi juga dapat dilampirkan video, baik dengan cara melampirkan dalam bentuk file atau ditempel dengan mengambil alamat URL file video tersebut.  
  5. Equation  : Forum diskusi Moodle juga memfasilitasi penggunanya yang akan menyampaikan ide gagasannya dalam bentuk kalimat-kalimat matematika. Untuk menuliskan equation di dalam forum Moodle dapat dilakukan dengan tool dragmath atau menyisipkan kode latex ke dalam forum diskusi. 
Dalam pembelajaran online, pemanfaatan forum diskusi antara lain untuk:  
  • berkomunikasi menyampaikan ide, gagasan, pengalaman,  
  • bertanya topik baru yang terkait dengan materi atau hal-hal yang mendukung pembelajaran,  
  • memberi respon/jawaban terhadap topik atau pendapat orang lain.  
  • saluran untuk mengumpulkan tugas peserta,  
  • sebagai sarana unjuk kerja peserta dan penilaian oleh fasilitator. 

2.)    Blog 
Blog merupakan salah satu fitur komunikasi Moodle, di mana melalui blog pengguna sistem berbasis Moodle dapat menyampaikan ide, gagasan, pengalamannya untuk diketahui dan direspon orang lain. Setiap orang yang mempunyai hak akses di dalam sistem berbasis Moodle dapat memanfaatkan fitur 
blog tersebut. 
Dalam proses pembelajaran blog dapat dimanfaatkan oleh penggunanya sebagai sarana untuk mengekspresikan pengalaman pembelajaran yang telah dialaminya. Blog merupakan jurnal belajar yang tidak terstruktur untuk menyampaikan ide, pengalaman, refleksi pembelajaran penggunanya. Setiap hari peserta diklat dapat menuliskan pengalaman belajarnya, baik yang menyenangkan atau yang tidak menyenangkan sehingga fasilitator mengetahui minat peserta terhadap materi yang disampaikan. Melalui blog juga peserta diklat dapat menyampaikan permasalahan, masukan, respon atau umpan balik terhadap materi yang baru saja dipelajari. Blog juga dapat berfungsi sebagai forum diskusi di mana seseorang menyampaikan topik atau idenya dan orang lain dapat merespon topik tersebut.

3.)    Messege  
Moodle juga mempunyai kanal komunikasi dalam bentuk message atau pesan. Message di Moodle dapat dimanfaatkan untuk komunikasi synchronous maupun asynchronous. Message Moodle dapat dalam bentuk percakapan antar individu atau pesan pemberitahuan tentang tugas, forum atau aktivitas lainnya. Informasi di dalam message ditujukan pada individu tertentu, tidak dalam bentuk siaran/broadcast. 

4.)    Chat 
Chat merupakan aktivitas di Moodle yang dapat digunakan untuk komunikasi synchronous. Pengguna dapat melakukan percakapan secara real time dengan pengguna lain yang berada di dalam sistem. Dalam pembelajaran diklat, chat dapat dimanfaatkan untuk beberapa hal berikut:  
  1. percakapan secara langsung antara peserta dan fasilitator secara khusus, misalnya peserta berkonsultasi ke fasilitator atau fasilitator menyampaikan pesan-pesan khusus kepada peserta. 
  2. percakapan langsung secara intens antar peserta untuk penyelesaian tugas bersama.

chat merupakan suatu pesan instan berbentuk teknologi jaringan computer guna mengirimkan sebuah informasi ke pemakai lain yang sedang terhubung lewat koneksi internet. chat tidak cuma dijumpai pada pemakai email messenger saja, sebab telah banyak aplikasi chatting yang ada untuk pemakai smartphone. Sekarang ini ada banyak sekali aplikasi chatting yang bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Pada umumnya aplikasi chatting ini dapat digunakan secara gratis. Beberapa aplikasi chatting yang sering digunakan saat ini seperti WhatssApp, Facebook Messenger, Line Dan masih banyak lagi lainnya. Chat juga memiliki manfaat seperti Sarana murah serta mudah untuk berkomunikasi, Sebagai sarana untuk berhubungan dengan para pakar, Mengetahui isi buku, Dapat mendapatkan teman yang baru, Sebagai sarana belajar dan juga berdiskusi dan yang lainnya.


sumber:
Bahan Ajar E-Learning BAB VI Komunikasi dalam Kelas Online
https://www.dosenpendidikan.co.id/pengertian-chatting-fungsi-manfaat-dampak/

Saturday, April 4, 2020

10 Cara Sederhana Mencegah Virus Corona Covid-19

10 Cara Sederhana Mencegah Virus Corona Covid-19, Wajib Dilakukan


Jakarta- Peningkatan kasus virus corona Covid-19 masih berlangsung di berbagai penjuru dunia. Hingga awal April ini belum ditemukan vaksin yang tepat untuk menangkalnya.
Meskipun begitu, para peneliti di seluruh dunia tetap terus mengupayakan serangkaian uji tes vaksin untuk menekan laju penyebaran virus corona COVID-19.
Maka dari itu, menerapkan tindakan pencegahan dengan semaksimal mungkin adalah salah satu hal yang wajib dilakukan. Berikut merupakan 10 cara sederhana yang dapat Anda lakukan di rumah. Artikel ini disadur dari Merdeka.com.

1. Cuci Tangan
Tindakan pertama yang dapat dilakukan untuk menangkal virus corona adalah dengan rajin mencuci tangan. Sebab, tangan adalah salah satu anggota tubuh yang menjadi sumber penyakit.
Cuci tangan dengan durasi minimal 20 detik untuk membunuh virus corona menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan kain yang bersih atau tisu.
Tindakan pencegahan yang satu ini dianggap lebih efektif untuk membunuh kuman, bakteri, termasuk virus corona. Cuci tangan merupakan langkah yang disarankan oleh banyak pihak, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia.
2. Hindari Sentuh Wajah
Telah diketahui bahwa tangan dapat menjadi sumber penyakit sebab sering terjadi kontak dengan benda maupun orang lain. Sementara itu, virus corona disinyalir dapat masuk tubuh manusia melalui segitiga wajah yakni mata, hidung, dan mulut.
Maka dari itu, hindari untuk menyentuh wajah menggunakan tangan. Apabila terpaksa harus menyentuh wajah, maka pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu dengan sabun.
3. Etika Bersin dan Batuk
Terapkan etika bersin dan batuk dengan benar menggunakan siku tangan bagian dalam atau tisu bersih. Sebab, cairan yang diproduksi pada saat batuk dan bersin tersebut dapat menjadi media penularan virus corona.
Apabila Anda menggunakan tisu, maka segera buang ke tempat sampah dan cuci tangan menggunakan sabun hingga bersih dan kering kembali.
4. Memakai Masker
Virus corona tidak menyebar melalui udara. Namun, penggunaan masker dapat meminimalisir penularan virus corona. Sebab, virus corona dapat menyebar melalui droplets dan dapat masuk ke dalam tubuh melalui selaput lender seperti mata, mulut, dan hidung.
Masker juga dapat digunakan ketika seseorang dalam kondisi yang kurang sehat. Hindari untuk menggunakan satu masker secara berulang-ulang. Sebab, masker dapat mengandung berbagai jenis kuman, bakteri, dan virus setelah dipakai.
5. Hindari Interaksi Langsung
Cara sederhana guna menangkal virus corona yang kelima adalah hindari interaksi secara langsung seperti berpelukan, berjabat tangan, dan lain sebagainya.
Dengan menghindari kontak kulit dengan orang lain, maka Anda dapat mengurangi penyebaran virus corona.
6. Hindari Berbagi Barang Pribadi
Barang pribadi milik orang lain dapat saja meningkatkan risiko penularan virus corona. Sebab meskipun tidak nampak gejala, virus ini dapat menginfeksi tubuh manusia hingga berstatus sebagai silent carrier yang membawa dan menularkan virus corona covid-19 kepada orang lain.
Maka dari itu, selalu gunakan barang sendiri dan hindari untuk meminjam barang pada orang lain. Hal tersebut merupakan langkah yang dapat dilakukan untuk menekan laju penyebaran virus corona yang berbahaya.
7. Social Distancing
Social atau physical distancing adalah salah satu imbauan yang sering digemakan oleh berbagai pihak. Sebab, dengan menjaga jarak antara satu sama lain dipercaya dapat mengurangi risiko penyebaran virus corona.
Selalu perhatikan jarak fisik dengan orang lain yakni minimal 1 meter. Langkah ini dapat diterapkan saat berada di tempat umum ataupun saat di luar rumah guna menangkal virus masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.
8. Cuci Bahan Makanan
Cuci selalu bahan makanan yang diperoleh sebelum mengolahnya. Sebab, pada bahan makanan selalu saja terdapat kemungkinan adanya kuman, bakteri, hingga virus corona.
Anda dapat mencuci bahan makanan sebelum disimpan di dalam lemari pendingin dengan menggunakan larutan hidrogen peroksida ataupun cuka yang dapat membunuh bakteri, kuman, dan virus dengan cukup efektif.
9. Bersihkan Perabot Rumah
Virus corona dapat menempel pada permukaan benda yang sering terjadi interaksi. Maka dari itu, bersihkan selalu perabotan rumah secara rutin.
Bila perlu, semprotkan cairan disinfektan setiap pagi dan sore hari yakni sebelum dan setelah beraktivitas guna membunuh virus corona.
10. Tingkatkan Imun Tubuh
Tidak hanya melakukan tindakan pencegahan di luar jaringan tubuh, namun Anda juga perlu melakukan tindakan pencegahan dari dalam tubuh.
Caranya adalah dengan meningkatkan imunitas atau sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai virus termasuk virus corona covid-19. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh adalah dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin dan mengonsumsi makanan sehat yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.



Tuesday, March 24, 2020

E-learning dalam Pembelajaran



E-learning dalam Pembelajaran


E-Learning merupakan proses pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan media elektronik berupa computer dan jaringanya sebagai sarana untuk bertukar informasi dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran E-Learing biasanya diakukan dari jarak yang jauh menggunakan koneksi internet dalam pengaplikasianya sehingga guru tidak harus bertatap muka secara langsung dengan siswanya.
Dalam penerapanya proses pembelajaran berbasis E-Learning menuntut siswa untuk belajar secara mandiri mengikuti alur yang telah ditetapkan oleh guru. Selain itu guru harus mampu mengembangkan potensi yang dimiliki oleh sisiwa melalui proses pembelajaran yang telah ada. Ketersedianya fasilitas yang memadai dan juga administrator yang mampu menyimpan semua data pembelajaran merupakan hal yang wajib ada dalam proses pembelajaran berbasis E-Learning.

Manfaat E Learning Dalam Pembelajaran

1. Pembelajaran lebih realistis dan kontekstual
Manfaat yang bisa dirasakan dengan dengan pembelajaran menggunakan media E-learning adalah pembelajaran menjadi lebih realistis dan kontekstual. misalnya saja dalam penggunaan media proyektor dan LCD dalam pembelajaran, dengan menggunakan proyektor, apalagi yang telah disambung dengan komputer, guru bisa memutar video sebagai bentuk belajar yang lebih realistis dan kontekstual. Dengan menggunakan video sebagai media pembelajaran siswa bisa lebih memahami konsep yang dijelaskan oleh gurunya karena siswa bisa menyaksikan secara langsung melalui tayangan video.

Beda halnya dengan metode pembelajaran konvensional yang sebagian besar hanya didominasi oleh konsep abstrak sehingga bisa saja membuat pemahaman materi pelajaran kurang maksimal. Akan tetapi beberapa materi pembelajaran sebenarnya juga ada yang cocok menggunakan metode konvensional dan sebagian lagi lebih cocok menggunakan pembelajaran dengan penerapan E-learning.

Jadi semua tergantung dari kebutuhan, dan menggunakan metode konvensional dan E-learning sangat tergantung dari kapasitas seorang guru dalam mendidik,  jadi bisa disimpulkan bahwa kualitas guru menjadi faktor utama suksesnya suatu pembelajaran.

2. Penggunaan media E-Learning sangat efisien dan praktis
Manfaat selanjutnya yang bisa dirasakan dengan menggunakan E-Learning dalam pembelajaran adalah lebih efisien dan praktis. Jika biasanya guru harus membuat media pembelajaran dengan cara manual dan kemungkinan besar media pembelajaran yang dibuat tidak akan bertahan lama.

Maka lain halnya jika dengan menggunakan media elektronik, selain media pembelajaran akan lebih tahan dan awet karena disimpan dalam bentuk file, selain itu untuk menggunakan E-learning lebih mudah dan praktis. Hanya perlu menyalakan laptop atau komputer dan disambungkan dengan proyektor, siswa langsung bisa diperlihatkan materi-materi pelajaran yang akan dipelajari.

3. Penggunaan E-Learning bisa menghemat biaya
Selanjutnya manfaat dari E-Learning dalam pembelajaran adalah bisa lebih menghemat biaya operasional dalam proses pembelajaran. Dengan media E-Learning guru tidak perlu lagi susah payah membuat media pembelajaran, karena beberapa media telah tersedia dalam berbagai bentuk digital dan banyak tersedia di internet.

Jadi guru hanya perlu Googling di internet untuk mencari media pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran yang akan diajarkan. Kebayang bukan jika setiap kali akan mengajar guru harus membuat media pembelajaran, hal tersebut pastinya akan sedikit menguras biaya dan waktu.

4. E-Learning sebagai sumber belajar
Jika dulu sumber belajar adalah buku, majalah dan melalui kegiatan pembelajaran langsung di alam namun saat ini dengan keberadaan media elektronik telah merubah gaya belajar siswa yang dulunya bersifat konvensional menuju kearah yang lebih efektif dan praktis.

Media elektronik (E-learning)  memiliki berbagai kelebihan dibandingkan sumber belajar seperti buku, majalah dll yakni melalui media elektronik siswa bisa mengakses internet umtuk mencari materi pelajaran dari berbagai sumber sehingga pengetahuan siswa akan lebih kaya. Selain itu kemudahan dalam menemukan materi pelajaran melalui internet menjadi nilai plus tersendiri.

5. Berfungsi sebagai media pembelajaran
Manfaat media pembelajaran elektronik (E-learning)  bagi dunia pendidikan selanjutnya ialah dengan keberadaan  media pembelajaran elektronik pembelajaran akan lebih bervariasi. Jika selama ini guru hanya bisa memaparkan teori atau gambar tentang materi pelajaran tertentu.

Namun dengan adanya media pembelajaran elektronik materi pelajaran yang dulunya hanya dijelaskan dengan metode ceramah bisa disaksikan langsung dengan keberadaan internet melalui tayangan video misalnya melalui YouTube sehingga pembelajaran tidak terkesan sebatas konsep semata namun bisa membuat pembelajaran menjadi konkret sehingga pengalaman belajar siswa menjadi lebih berkesan.

6. Membuat siswa lebih pekah dengan kemajuan teknologi
Media pembelajaran elektronik (E-learning)  adalah bukti kemajuan luar biasa dari peradaban manusia. Manfaat E-Learning bagi dunia pendidikan ialah melalui media pembelajaran elektronik (E-Learning) siswa akan menjadi lebih pekah terhadap teknologi sehingga mereka tidak gaptek (gagap teknologi).

Namun jika tidak digunakan dengan bijak dan kurang mendapatkan bimbingan dari orang guru maupun orang tua justru akan memberikan efek negatif bagi siswa. Sehingga siswa maupun guru sebaiknya lebih bijak dalam menggunakan media pembelajaran elektronik.

7. Pembelajaran menjadi lebih meyenangkan.
Manfaat lain dari E-Learning Dalam Pembelajaran adalah bisa membuat suasana pembelajaran lebih meyenangkan, hal tersebut tak lepas dari banyaknya media pembelajaran yang bisa digunakan untuk membuat pelajaran menjadi lebih seru dan menyanangkan. misalnya saja pemutaran video-video bertema pendidikan.

Pembelajaran yang serius juga bisa diselingi dengan kegiatan menonton film, khusunya film yang memiliki banyak pesan-pesan positif bagi siswa, Dengan menonton film siswa tidak hanya disuguhi dengan materi yang berisfat audio maupun visual namun gabungan antara audio visual.





Sumber:

Friday, March 20, 2020

Konsep, Karakteristik, Tujuan, Manfaat dan Komponen E-learning

A.Konsep E-learning


E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi
informasi dalam proses belajar mengajar. Berikut beberapa pengertian E-learning dari berbagai
sumber:
  1. Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran (Michael, 2013:27).
  2. Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi (Chandrawati, 2010).
  3. Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan siswa (Ardiansyah, 2013).
B.Karakteristik E-learning


Menurut Rosenberg (2001) karakteristik E-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi.
Karakteristik E-learning menurut Nursalam (2008:135) adalah:
  1. Memanfaatkan jasa teknologi elektronik.
  2. Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan komputer networks)
  3. Menggunakan bahan ajar yang bersifat mandiri (self learning materials) kemudian disimpan di komputer, sehingga dapat diakses oleh doesen dan mahasiswa kapan saja dan dimana saja.
  4. Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.
C. Tujuan E-learning

Tujuan e-learning adalah untuk meningkatkan daya serap dari para mahasiswa atas materi yang diajarkan, meningkatkan partisipasi aktif dari para mahasiswa, meningkatkan kemampuan belajar mandiri, dan meningkatkan kualitas materi pembelajaran. Diharapkan dapat merangsang pertumbuhan inovasi baru para mahasiswa sesuai dengan bidangnya masing-masing. e-learning merupakan alternatif pembelajaran yang relatif baru untuk menunjang keberhasilan proses belajar mengajar dengan menggunakan berbagai fasilitas teknologi informasi, seperti teknologi komputer baik hardware maupun software, teknologi jaringan seperti local area network dan wide area network, dan teknologi telekomunikasi seperti radio, telefon, dan satelit. 

D. Manfaat E-Learning
  1. E-learning memberikan fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses pelajaran dilakukan dari mana saja.
  2. E-learning memberikan kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajarnya.
  3. Memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dari mana dan kapan saja
  4. Mengurangi biaya perjalanan
  5. Menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas
  6. Adanya peningkatan interaksi mahasiswa dengan sesamanya dan dengan dosen
  7. Terbentuknya komunitas pembelajar yang saling berinteraksi, saling memberi dan menerima serta tidak terbatas dalam satu lokasi
  8. Meningkatkan kualitas dosen karena dimungkinkan menggali informasi secara lebih luas dan bahkan tidak terbatas
  9. E-learning yang dikembangkan secara benar akan efektif dalam meningkatkan kualitas lulusan dan kualitas perguruan tinggi.
  10. Guru atau dosen akan lebih mudah melakukan pembaruan materi maupun model pengajaran sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang terjadi, juga dapat dengan efisien mengontrol kegiatan belajar siswanya
  11. Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku-buku)
  12. Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas
  13. Melatih pembelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan
E. Komponen E-learning

Komponen yang membentuk e-Learning adalah :
  1. Infrastruktur e-Learning: Infrastruktur e-Learning terdiri daripada personal computer (PC), jaringan komputer, internet dan perlengkapan multimedia. Termasuk di dalamnya peralatan teleconference apabila kita memberikan layanan synchronous learning melalui teleconference.
  2. Sistem dan Aplikasi e-Learning: Sistem perangkat lunak yang mem-virtualisasi proses belajar mengajar konvensional. Bagaimana manajemen kelas, pembuatan materi atau konten, forum diskusi, sistem penilaian (rapor), sistem ujian online dan segala fitur yang berhubungan dengan manajemen proses belajar mengajar. Sistem perangkat lunak tersebut sering disebut dengan Learning Management System (LMS).

  1. Isikandungan/Konten e-Learning: Konten dan bahan ajar yang ada pada e-Learning system (Learning Management System). Konten dan bahan ajar ini bisa dalam bentuk Multimedia-based Content(konten berbentuk multimedia interaktif) atau Text-based Content (konten berbentuk teks seperti pada buku pelajaran biasa). Biasa disimpan dalam Learning Management System (LMS) sehingga dapat dijalankan oleh siswa kapanpun dan dimanapun.


Sumber: